Kehidupan Sakinah dalam Perspektif Pendidikan Islam

  • Seri Yanti Siagian STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
  • M. Ilyas STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
  • Hasnawati Hasnawati STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Keywords: Sakinah, Perspektif Islam

Abstract

Rumusan masalah dalam penulisan jurnal ini adalah bagaimana kehidupan sakinah dalam perspektif Al-Qur’an, apa syarat-syarat menggapai kehidupan sakinah dan apa tanda-tanda seseorang mendapat (menggaapai) kehidupan sakinah. Sedangkan tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui ketiga rumusan masalah di atas. Metodologi penulisan ini bersifat kualitatif dengan jenis penelitian pustaka, dengan menggunakan cara berpikir induktif dan deduktif. Sumber data menggunakan primer dan sekunder dengan content analysis. Hasil temuan dalam penulisan ini menjelaskan bahwa kehidupan sakinah dalam perspektif Al-Qur’an menurut surat at-taubah ayat 6 kita tidak boleh berbangga terhadap kuantitas yang kita miliki tanpa disertai kualitas, sedangkan surat at-taubah ayat 40 menjelaskan bahwa kita tidak boleh takut/gentar terhadap cekaman orang lain, walaupun kita harus berjuang yang sangat melelahkan, asalkan kita meyakini bahwa Allah SWT selalu bersama kita, maka kehidupan sakinah akan kita gapai. Syarat-syarat menggapai sakinah secara global ada dua yaitu, Pertama: Seseorang harus mengosongkan hatinya (kalbunya) dari segala sifat-sifat tercela (maksiat bathin), Kedua : Seseorang harus mengedepankan sifat-sifat kepujian/akhlak terpuji (ta’at bathin).Tanda bahwa seseorang telah mendapat sakinah adalah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati, dan mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan dan juga tanda bahwa seseorang telah mendapat sakinah adalah orang-orang yang bersedia mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadinya, walaupun dia sendiri berada dalam kesulitan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amatullah Amstrong, Sufi Terminology (Al-Qamus al-Sufi) : The Mystical Language of Islam, A,S. Noordeen, Malaysia, 1995

Ahmad Sunarto, Membersihkan Hati dari Akhlaq yang Tercela, (Penerbit : Pustaka Amani, 1996), cet. I

_____, Pembina Iman dan Akhlaq, (Surabaya : Penerbit Mutiara Ilmu,1987) hlm.25

Hasan Muarif Ambary at all (ed.), Ensiklopedi Islam, (Jakarta: Ichtiar Baru Van hoeve, 1999), Jilid IV,

M.K. Chizbulloh, Khutbah-Khutbah Pilihan, (Jakarta: Pustaka Amani, 1982)

Imam Jalaluddin Al-Mahalli & Jalaluddin As-Suyuti, Tafsir Jalalain, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2003)

Muhammad Farhad dkk, Membangun Moralitas Bangsa, (Surabaya :Penerbit Amalia, 2005) hlm. 102

Mahmud Yunus, Kamus Arab Indonesia, (Jakarta: Penerbit Hidakarya Agung, 1989)

M.Quraish Shihab, Secercah Cahaya Ilahi : Hidup Bersama Al-Qur’an,tt)

Muhammad Sarni, Ilmu Tasawwuf, (Banjarmasin: Murni,1973)

Published
2021-12-31
How to Cite
SiagianS. Y., IlyasM., & HasnawatiH. (2021). Kehidupan Sakinah dalam Perspektif Pendidikan Islam. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 96-107. https://doi.org/10.46963/alliqo.v6i2.444

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>