Metodologi Imam Al-Bukhari dalam Menentukan Cacat sebuah Hadis pada Kitab At-Tarikh Al-Kabir Jilid II

  • Misbah Binasdevi STAI Mimtahul Huda Kota Subang Jawa Barat, Indonesia
  • Armizi Armizi STAI Auliaurasyidin Tembilahan, Riau, Indonesia
Keywords: Methodology, Imam Al-Bukhari, Disability, Hadith, At-Tarikh Al-Kabir

Abstract

Hadith is the biggest main basis for Islam which is used as a basic guide in carrying out life in the world after the Qur'an. The hadith itself is all that is conveyed by the Prophet Muhammad, be it moral or physical. However, not all of the hadiths come from the Prophet, there are also false hadiths but still called hadiths because their form resembles hadith. the hadith was compiled by the narrators of the hadith whether it was believed or not. The collection of this hadith makes the occurrence of authentic hadiths that are believed to be authentic and are not valid which authenticity must be re-examined. Imam al-Bukhari is one of the scholars who gave an idea of ​​the methodology of determining the flaw of a hadith which he wrote in his book entitled At-Tarikh Al-Kabir Volume II

References

Al-Maliki, Muh. Alawi.2009. Ilmu Ushul Hadis.Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Imam Az-zabidi kata pengantar Moh Ilyas Ruchiyat. 1997. Ringkasan Shahih Al-Bukhari.Bandung: Mizan

Anas, Mohammad. Imron Rosyadi, Metode Memahami Hadits-hadits Kontradiktif, diakses dalam Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadits, Volume 3, Nomor 1, Juni 2013

Arifin. Johar. Pendekatan Ulama Hadits dan Ulama Fiqh dalam Menelaah Kontroversial Hadits, diakses dalam jurnal Ushuluddin, Volume XXII, Nomor 2, Juli 2014

Atmari, Kontribusi Al-Syafi’I Dalam Masalah Ikhtilaf Al-Hadits, diakses dalam jurnal Fikroh, Volume 8, Nomor 2, Januasi 2015

Bahrudin, Takhrij Sebagai Metode Penelusuran Kualitas Hadis Ahad, diakses dalam jurnal Ilmu Dakwah, Volume 4, Nomor 13, Januari-Juni 2009

Hasib, Sahwanuddin Abdul, Ardiansyah, Sulaiman M. Amir, Metodologi Imam Al-Bukhari Dalam Menentukan Cacat Sebuah Hadis Pada Kitab At-Tarikh Al-Kabir Jilid II, diakses dalam jurnal At-Tahdis: Journal Of Hadith Studies, Vol. 1, No. 1, Januari-Juni 2017

Idri, Otentitas Hadits Mutawatir Dalam Teori Common Link G.H.A Juynboll, diakses dalam jurnal IAIN Sunan Ampel Surabaya: Islamica, Volume 7, Nomor 2, 2013

Idri. 2010. Studi Hadits, Jakarta: Kencana

Loeis, Wisnawati. Imam Bukhari dan Metode Seleksi Hadits dalam jurnal Turats Vol.4 No.1 Juni 2008

Mukhtar, Mukhlis. Penelitian Rijal Al-Hadis Sebagai Kegiatan Ijtihad, diakses dalam jurnal Hukum Diktum, Vol 9, No 2, Juli 2011

Rusli, Muhammad. Nazar Husein HPW, Problematika Dan Solusi Masa Depan Hadits dan Ulumul Hadits, diakses dalam jurnal Al-Fikr Volume 17, Nomor 1, Tahun 2013

Sadar, Anwar. Ikhtilaf Di Kalangan Ulama Al-Mujtahidin, diakses dalam jurnal Al-Risalah, Volume 15, Nomor 2, Nopember 2015

Sadat, Anwar. Ikhtilaf Dikalangan Ulama Al-Mujtahidin, diakses dalam jurnal Al-Risalah, Volume 15, Nomor 2, Nopember 2015

Salahuddin, Agus & Agus Suyadi. 2015. Ulumul Hadis. Bandung: CV Pustaka Setia.

Published
2020-10-17
How to Cite
BinasdeviM., & ArmiziA. (2020). Metodologi Imam Al-Bukhari dalam Menentukan Cacat sebuah Hadis pada Kitab At-Tarikh Al-Kabir Jilid II. AL-AULIA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 6(1), 52-65. Retrieved from https://ejournal.stai-tbh.ac.id/index.php/al-aulia/article/view/192